Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan langkah Babinsa Koramil 0822/14 Prajekan, Sertu A. Sutono, untuk turun langsung ke sawah mendampingi petani dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaannya.
Sertu A. Sutono melaksanakan pendampingan ketahanan pangan padi berupa pengolahan tanah dan penyemaian bibit padi di Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (6/10/2026).
Di bawah panas matahari yang terasa menyengat, Babinsa bersama petani berjibaku menyiapkan lahan agar siap ditanami. Mulai dari pengolahan tanah hingga proses penyemaian bibit dilakukan dengan penuh kesungguhan.
Kehadiran Babinsa bukan sekadar mendampingi dari pinggir sawah. Sertu A. Sutono turut turun langsung melihat proses persiapan lahan sekaligus berkomunikasi dengan petani untuk memastikan tahapan budidaya padi berjalan dengan baik.
“Panas matahari bukan alasan untuk berhenti.
Yang terpenting bagaimana kita bisa terus mendampingi petani agar produksi pertanian berjalan maksimal dan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar Sertu A. Sutono.
Menurutnya, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Babinsa juga terus mendorong petani agar memanfaatkan lahan secara optimal, melakukan pengolahan tanah dengan baik, serta mempersiapkan bibit yang berkualitas sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil panen.
Sementara itu, Danramil 0822/14 Prajekan melalui Batuud Peltu Setiyono menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan terus berada di tengah-tengah masyarakat, khususnya para petani.
“Babinsa harus hadir dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Pendampingan pertanian ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung program pemerintah sekaligus mewujudkan ketahanan pangan,” tegasnya.
Bagi Babinsa, sawah bukan sekadar tempat petani bekerja. Di sanalah denyut kehidupan masyarakat berlangsung. Karena itu, meski matahari membakar kulit dan keringat terus bercucuran, Babinsa tetap hadir mendampingi petani dari proses awal hingga masa panen.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian Babinsa tidak mengenal panas, tidak mengenal lelah, dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan.
(Pendim 0822/Yetno)








