Beranda / Daerah / 25 Pelajar Terbaik Tiap Jenjang Melaju ke Semifinal OLPAIN V 2026

25 Pelajar Terbaik Tiap Jenjang Melaju ke Semifinal OLPAIN V 2026

Memo Indonesia.my.id | Jakarta — Ajang Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional V (OLPAIN V) Tahun 2026 memasuki babak baru.

Sekitar 5.200 pelajar muslim dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dari seluruh penjuru Nusantara telah menyelesaikan babak penyisihan tingkat Kabupaten/Kota pada Rabu (7/10/2026) melalui platform AGPAII DIGITAL.

Tak hanya jenjang SD hingga SMA, OLPAIN V juga diikuti peserta dari PAUD/TK dan SLB dengan cabang lomba pilihan Dai Cilik (Pildacil) untuk PAUD/TK dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk SLB.

Panitia pada Sabtu (10/10/2026) resmi mengumumkan 25 peserta terbaik peraih nilai tertinggi di tiap jenjang dari setiap Kabupaten/Kota.

Para peserta yang masuk dalam jajaran 25 besar tersebut berhak melaju ke babak semifinal atau penyisihan tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan secara daring pada Rabu (14/10/2026).

Peserta dapat melihat pengumuman kelulusan melalui akun masing-masing di platform https://olpain.agpaii.or.id.

Ketua Umum DPP Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), H. Endang Zaenal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, serta pengurus AGPAII di tingkat DPW, DPD, dan DPC yang telah mengawal jalannya babak penyisihan dengan penuh integritas dan kejujuran.

“Persaingan di babak penyisihan sangat ketat. Bagi para peserta yang berhasil menembus 25 besar, selamat atas capaian luar biasa ini! Persiapkan diri kalian untuk Babak Semifinal Tingkat Provinsi pada 14 Oktober mendatang,” ujar Endang dalam keterangannya, Sabtu (10/8).

Menurut Endang, OLPAIN V yang mengusung tema “Raih Prestasi dengan Cinta” tidak hanya menguji pemahaman akademis peserta didik pada materi Pendidikan Agama Islam.

Lebih dari itu, olimpiade ini menjadi wadah pembentukan karakter unggul, kepedulian ekologi, serta implementasi Profil Pelajar Pancasila dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat demi mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Mari tunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap menjadi perintis pembangunan bangsa berbasis ilmu pengetahuan agama Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” kata Endang.

Dari babak semifinal tingkat Provinsi nanti, peraih nilai tertinggi dari masing-masing provinsi atau zona akan melaju ke babak puncak, yaitu Grandfinal OLPAIN V yang rencananya digelar secara luring pada November 2026 mendatang di Provinsi Lampung.

OLPAIN V merupakan Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional yang diprakarsai oleh AGPAII sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi peserta didik muslim di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI serta Kementerian Agama RI dan berkomitmen mewujudkan generasi Islam yang moderat, berprestasi, dan berkarakter.

*Profil AGPAII*

AGPAII merupakan organisasi profesi bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di seluruh Indonesia.

Organisasi ini pertama kali didirikan pada 24 Maret 2007 di Bogor. Pembentukannya merupakan hasil dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah (Dit PAIS) Departemen Agama RI.

Selanjutnya, pembentukan AGPAII dikukuhkan dalam Kongres I yang digelar pada 24-26 Agustus 2007.

Sejak saat itu, AGPAII tumbuh menjadi organisasi yang menaungi ratusan ribu guru PAI dengan struktur yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Mulai dari tingkat pusat (DPP), wilayah (DPW), daerah (DPD), cabang (DPC), hingga cabang khusus (DPCK).

*Visi Mandiri, Profesional, dan Rahmatan Lil Alamin*

AGPAII memiliki visi untuk menjadi organisasi yang mandiri, profesional, dan rahmatan lil alamin.

Visi tersebut diwujudkan melalui sejumlah misi. Di antaranya mewujudkan organisasi dan guru PAI yang mandiri dan profesional, menjadi wadah peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam, serta menguatkan Pancasila sebagai karakter bangsa.

Selain itu, AGPAII juga berperan sebagai wahana silaturahmi, komunikasi, koordinasi, konsolidasi, advokasi, dan mewujudkan kesejahteraan anggota.

Fungsi utama AGPAII adalah membantu GPAI dalam memahami kebijakan pendidikan dan pengembangan kurikulum, mengkoordinasikan kegiatan GPAI, menampung aspirasi, serta memberikan layanan advokasi atau pembelaan hukum kepada anggota di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini, AGPAII tercatat memiliki anggota sebanyak 260.810 orang yang tersebar di seluruh penjuru negeri, dari Sabang hingga Merauke.

Dengan jumlah anggota yang besar tersebut, AGPAII berkomitmen terus hadir sebagai rumah besar bagi guru PAI untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan kesejahteraan demi mewujudkan pendidikan agama Islam yang moderat dan berkarakter di Indonesia.

(Humas/Red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *