Memo Indonesia.my.id | Pamekasan – Gema sholawat dan lantunan Hadrah dari Desa Majungan mengiringi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Takmir Masjid Asy-Syakur malam ini. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap tahun tersebut berlangsung penuh khidmat, semarak, dan sarat dengan nilai kebersamaan.Jumat(28/8)
Mengusung motto “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan”, peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga mengajak seluruh jamaah untuk mengamalkan akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Hadir dalam kegiatan tersebut KH. Moh. Hasan, selaku pengasuh Masjid Asy-Syakur, serta Ketua Takmir Masjid Asy-Syakur Ust. Ach. Adi Fathor Rahman. Turut hadir pula Ketua RT setempat bersama para jamaah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ust. Ach. Adi Fathor Rahman menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda rutin yang memang dilaksanakan setiap tahun oleh Takmir Masjid Asy-Syakur.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim. Santunan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak yatim di lingkungan sekitar.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Hadrah dari Desa Majungan yang mengiringi lantunan sholawat. Gema sholawat yang berkumandang di Masjid Asy-Syakur menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan.
Sementara tausiyah disampaikan oleh penceramah kondang KH. RPM. Darus Salam Sya’rani, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Jungcangcang.
Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian terhadap sesama, serta menjaga persaudaraan menjadi pesan penting yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Asy-Syakur yang dilaksanakan setiap tahun tersebut diharapkan terus menjadi tradisi positif. Bukan hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kebersamaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize kepada jamaah, setelah sebelumnya dilaksanakan santunan anak yatim. Keceriaan dan keakraban jamaah menjadi penutup acara yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Takmir Masjid Asy-Syakur berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat, dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bersikap, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama.
(Mul)








