Memo Indonesia.my.id | Sumbawa — Meski salah sudah melakukan pemerkosa bonahan terhadap pelaku pemerkosa pacarnya, tapi saya mengacungkan jempol atas sikapnya yang jantan.
JK yang awalnya mengajak AL, gadis yang ia cintai makan bakso dan nonton turnamen voly, bertemu tiga brandalan di Pantai Wadu Baba.
Para berandal ini awalnya menyuruh AL dan JK HB, tapi ditolak oleh JK karena ia menjaga kehormatan sang pacar.
Nahasnya ketika AL hendak ke kamar mandi, ia malah diperkoas bergiliran di depan mata JK.
Pemuda itu histeris dan syock.
Namun setelah kejadian, ia tetap berusaha tegar di depan AL. Ia mengantarkan pacarnya pulang.
Hanya saja, harga dirinya sebagai lelaki tetap membara. Sepulang mengantar AL, ia mengambil keris di rumah kakaknya.
Bersama lima rekannya ia mencari ketiga pemerkoas dan akhirnya satu diantara si berandal, lenyap nyawanya di ujung keris JK.
Semoga dari kejadian ini kita bisa mengambil pelajaran, jauhi lokasi yang sepi dan rawan kejahatan, apalagi hanya berdua saja dengan pasangan.
(Dedy)








