Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Percepatan pembangunan dan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus mendapat perhatian serius dari jajaran TNI. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Video Conference (Vidcon) Evaluasi Mingguan Program KDKMP Serentak yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan Vidcon tersebut berlangsung mulai pukul 08.45 hingga 10.30 WIB, bertempat di lokasi KDKMP Jalan Khairil Anwar Trunojoyo No. 07 RT 033 RW 001, Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan diikuti sekitar 25 peserta dari jajaran terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Inf Prawito bersama para Perwira Staf Kodim, jajaran Danramil dan Danpos Ramil Kodim 0822/Bondowoso turut mengikuti secara langsung evaluasi perkembangan pembangunan KDKMP.
Vidcon diawali dengan sesi tanya jawab dan dilanjutkan paparan perkembangan pembangunan KDKMP dari jajaran Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan KDKMP berjalan sesuai target serta segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa evaluasi mingguan dilaksanakan secara rutin untuk mengetahui perkembangan pembangunan sekaligus mempercepat proses operasionalisasi KDKMP.
Menurutnya, keberadaan KDKMP tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, namun harus mampu memiliki unit usaha strategis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Keberadaan KDKMP harus benar-benar mampu menjadi penggerak perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja,” tegasnya dalam arahannya.
Selain percepatan pembangunan fisik, aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama. Pengelolaan koperasi harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik, termasuk pencatatan akuntansi, manajemen kas dan pengawasan internal guna menjaga kepercayaan para anggota serta masyarakat.
Wakil Panglima TNI juga memberikan penekanan keras kepada seluruh jajaran yang terlibat agar tidak melakukan penyalahgunaan anggaran negara. Setiap pengelolaan anggaran harus dilaksanakan secara bertanggung jawab, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Jangan bermain-main dengan anggaran negara. Apabila ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan pribadi, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh satuan dan pihak terkait yang telah menjalankan amanah dengan baik serta memenuhi progres pembangunan sesuai target yang telah ditentukan.
Selain itu, jajaran pelaksana diminta untuk terus menyosialisasikan fungsi dan manfaat bangunan KDKMP kepada masyarakat, terutama pada wilayah yang pembangunan fisiknya telah selesai dan koperasinya mulai memasuki tahap operasional.
“Harapannya, capaian pembangunan semakin meningkat dan sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan, sehingga KDKMP di seluruh wilayah Indonesia dapat segera beroperasi dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan perekonomian desa,” lanjutnya.
Dalam evaluasi tersebut juga dibahas dukungan sarana dan prasarana, termasuk kendaraan roda empat jenis truk yang secara bertahap telah didistribusikan ke berbagai wilayah. Seluruh pihak diminta terus berkoordinasi dengan mitra pembangunan agar target dukungan dapat mencapai 100 persen.
Sementara itu, keterlibatan Kodim 0822/Bondowoso dalam kegiatan evaluasi tersebut menjadi wujud komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan KDKMP di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pengelola koperasi dan masyarakat, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi bangunan atau lembaga administratif, tetapi benar-benar berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
(Pendim 0822/Hyetno)








