Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti kawasan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang menghubungkan Dusun Kenanga, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, dengan Dusun Blumban, Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso.Tasyakuran yang digelar sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol eratnya persaudaraan masyarakat dua desa yang kini terhubung oleh akses baru yang lebih aman dan nyaman.Minggu (19/7/2026) malam
Kegiatan yang dimulai pukul 18.30 WIB itu dihadiri Sekretaris Desa Kejawan dan Sekretaris Desa Sukowiryo mewakili kepala desa masing-masing, Babinsa Desa Kejawan Serda Didit Yuhandoko, Babinsa Desa Sukowiryo, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, serta ratusan warga dari kedua desa. Doa bersama dan selamatan menjadi bentuk rasa syukur atas hadirnya infrastruktur yang merupakan bagian dari Program Pemerintah Republik Indonesia dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Peran Babinsa Desa Kejawan Serda Didit Yuhandoko tampak menonjol dalam kegiatan tersebut. Selain hadir mendampingi masyarakat, ia juga memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Kehadiran Babinsa menjadi bukti nyata komitmen TNI AD melalui Koramil 0822/08 Grujugan dalam mendukung setiap program pembangunan pemerintah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurut Serda Didit Yuhandoko, Jembatan Perintis Garuda Merah Putih bukan hanya sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam meningkatkan mobilitas, memperlancar aktivitas ekonomi, memudahkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mempercepat distribusi hasil pertanian warga. “Semoga jembatan ini menjadi berkah bagi seluruh masyarakat dan dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Kejawan menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak yang telah mendukung pembangunan hingga selesai 100 persen. Menurutnya, keberadaan Babinsa selama proses pembangunan hingga tasyakuran menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mengawal pembangunan demi kesejahteraan rakyat.
Salah seorang warga Desa Sukowiryo mengungkapkan rasa syukurnya atas berdirinya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih. “Dulu kami harus memutar cukup jauh untuk menuju desa sebelah. Sekarang perjalanan jauh lebih cepat dan aman. Terima kasih kepada pemerintah dan Babinsa yang selalu mendampingi masyarakat sejak proses pembangunan hingga selesai. Kami berharap jembatan ini menjadi awal kemajuan ekonomi bagi kedua desa,” tuturnya.
Dengan berlangsungnya tasyakuran tersebut, Jembatan Perintis Garuda Merah Putih resmi menjadi simbol kemajuan, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat Desa Kejawan dan Desa Sukowiryo. Kehadiran Babinsa yang aktif mengawal setiap tahapan pembangunan hingga pasca penyelesaian semakin menegaskan peran strategis TNI sebagai mitra pemerintah dan sahabat masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.
(Pendim 0822/Rds)








