Memo Indonesia.my.id |Bondowoso – Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) TA 2026 yang digelar di Aula Jenderal Sudirman Kodim 0822 Bondowoso, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman personel mengenai bahaya narkoba serta pentingnya pencegahan di lingkungan TNI.
Sebanyak 150 personel, terdiri dari prajurit TNI dan PNS Kodim 0822 Bondowoso, mengikuti penyuluhan dengan penuh antusias. Hadir sebagai pemateri dr. H. Trihedi Prana, M.MKes, dari Klinik Pratama Polkes 05.09.18 Bondowoso yang memberikan edukasi mengenai berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku.
Dalam paparannya, dr. H. Trihedi Prana menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan, keluarga, serta mengganggu profesionalisme dalam menjalankan tugas negara. Oleh karena itu, setiap personel diharapkan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan menjadi pelopor dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh peserta. Berbagai pertanyaan seputar modus peredaran narkoba, dampak penggunaan, hingga langkah pencegahan menjadi pembahasan penting dalam kegiatan tersebut.
Melalui penyuluhan P4GN TA 2026 ini, Kodim 0822 Bondowoso berharap seluruh personel semakin memahami bahaya narkoba, meningkatkan kewaspadaan terhadap peredarannya, serta bersama-sama membangun lingkungan kerja yang sehat, disiplin, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Pendim 0822/Rds)








