Memo Indonesia.my.id | Bondowoso — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah mendapat sambutan hangat dari para siswa, salah satunya di SDN 2 Cermee Kehadiran program ini dinilai mampu meningkatkan semangat belajar sekaligus menjaga asupan gizi seimbang anak sekolah.
Alfian Aslap Dapur Cermee 1 Yayasan Tanduk Majeng Raya Bondowoso menegaskan bahwa seluruh makanan yang disajikan melalui program MBG yang juga sudah melalui proses seleksi dan pengawasan ketat.
“Kita upayakan agar makanan yang diberikan higienis, segar, dan bermanfaat bagi anak-anak tanpa menimbulkan masalah kesehatan,” ujarnya, Rabu (15/04/26).
Lebih lanjut, Aslap menjelaskan bahwa konsep gizi seimbang yang diterapkan mengacu pada yang sudah diatur oleh pemerinta.
“Contohnya nanti ada sayuran, buah-buahan, lauk, dan makanan pokok. Pola ini bisa diterapkan di rumah juga,” katanya di hadapan siswa dan guru.
Antusiasme siswa pun terlihat jelas dan beberapa siswa menyampaikan rasa syukurnya atas program ini.
“Harapan kami, program MBG terus berlanjut agar bisa membantu kami meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan,” ujarnya.
“Kami senang karena bisa menghemat uang jajan, yang bisa ditabung untuk keperluan lain,” katanya
Ia menambahkan, “Kami berharap bisa terus mendapatkan MBG sampai lulus SD, dan semua anak di Indonesia juga merasakan manfaat program ini.
Selain memastikan ketersediaan asupan gizi, program MBG juga menjadi intervensi kesehatan untuk mencegah stunting, obesitas, dan masalah gizi lainnya. Pemerintah menekankan pentingnya pemberian makanan sehat secara rutin sebagai upaya jangka panjang dalam mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan prestasi belajar.
Dengan pengawasan menyeluruh dan dukungan berbagai pihak, program MBG diharapkan mampu menjadi solusi nyata untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan berprestasi.
(Red)








