Beranda / TNI / Kebakaran TPA Paguan Belum Padam, Petugas Gabungan Bondowoso Berjibaku Kendalikan Titik Api

Kebakaran TPA Paguan Belum Padam, Petugas Gabungan Bondowoso Berjibaku Kendalikan Titik Api

Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Kebakaran tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Desa Paguan, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, masih belum sepenuhnya padam hingga Selasa (13/10/2026). Petugas gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Pemadam Kebakaran (Damkar) terus melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas.

Titik api pertama kali diketahui pada Sabtu (9/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB oleh Ahmad Muzakki, petugas TPA, di tumpukan sampah sebelah barat. Hingga Selasa (13/10/2026), api masih menyala dan mengeluarkan asap, meskipun kobarannya dilaporkan tidak meluas.
Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian sejumlah unsur terkait yang turun langsung ke lokasi untuk memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan upaya penanganan terus dilakukan.

Sejumlah pejabat yang hadir di lokasi di antaranya Kalaksa BPBD Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M., Kasatpol PP Kabupaten Bondowoso Aries Agung Sungkowo, S.H., Sekretaris BPBD Gaguk Supindhi Putra, S.T., M.M., Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan (PK2) Yuliono Triandana, Camat Taman Krocok Edi Mulyono, S.E., M.M., Kapolsek Taman Krocok Ipda Agus Hariadi, serta personel Subramil Taman Krocok Sertu Robi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Kabupaten Bondowoso turut mendukung penanganan di lapangan.
Petugas Kerahkan Armada dan Peralatan Pemadam
Dalam upaya mengendalikan kebakaran, petugas telah mengerahkan satu unit truk pemadam kebakaran, satu unit kendaraan BPBD jenis Triton yang dilengkapi peralatan pemadam, satu unit truk tangki air DLHP, serta satu unit mesin pompa air atau Alkon
milik DLHP.

Pemadaman dilakukan secara berkelanjutan setiap hari dengan melibatkan petugas DLHP, BPBD, dan Damkar Kabupaten Bondowoso, dibantu Polsek serta Subramil Taman Krocok.
Berdasarkan keterangan dalam laporan penanganan, munculnya api dan asap diduga berkaitan dengan gas metana yang terbentuk dari proses pembusukan sampah organik di dalam tumpukan sampah. Gas yang terperangkap tersebut berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi tertentu.
Meski api belum sepenuhnya padam, petugas terus berupaya mengendalikan titik api agar tidak meluas ke bagian lain dari area TPA.

TPA Overload, Relokasi Menjadi Perhatian
Selain penanganan kebakaran, kondisi TPA Desa Paguan yang dilaporkan telah mengalami kelebihan kapasitas atau overload juga menjadi perhatian.

DLHP Kabupaten Bondowoso diketahui telah memiliki aset tanah di Desa Sumber Kokap, Kecamatan Taman Krocok, dengan luas sekitar lima hektare yang direncanakan untuk lokasi TPA baru. Namun, berdasarkan laporan yang diterima, pembangunan fasilitas TPA di lokasi tersebut hingga kini belum terlaksana.

Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya penanganan persoalan sampah secara berkelanjutan, baik melalui pengelolaan TPA yang lebih optimal maupun perencanaan fasilitas pengolahan sampah yang memadai.

Penanganan Terus Berlanjut
Hingga Selasa (13/10/2026), petugas gabungan masih melanjutkan pemadaman dan pemantauan di lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan potensi meluasnya api sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api di tumpukan sampah.

Penanganan kebakaran TPA Paguan membutuhkan koordinasi berkelanjutan antarinstansi, disertai evaluasi kondisi tempat pembuangan akhir agar kejadian serupa dapat diantisipasi pada masa mendatang.

Kodim 0822/Bondowoso melalui personel kewilayahan turut mendukung koordinasi bersama unsur terkait dalam penanganan di wilayah, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

(Pendim 0822/Yetno)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *