Memo Indonesia.my.id | Kubu Raya Kalbar – Satbrimob Polda Kalbar kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani karhutla yang terjadi di salah satu lahan kosong di Kabupaten Kubu Raya, Senin (03/08/26).
Satbrimob Polda Kalbar kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani karhutla yang terjadi di lahan kosong di Jalan Wonodadi III Gang Pendidikan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak lima personel Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar yang dipimpin Aipda Rinto diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman dan pembasahan pada area yang terbakar menggunakan peralatan yang telah disiapkan agar api tidak meluas ke lahan di sekitarnya.
Respons cepat yang dilakukan oleh Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menangani karhutla, terutama pada musim kemarau yang memiliki risiko tinggi terjadinya kebakaran. Selain melakukan pemadaman, Tim Siaga Karhutla juga terus melaksanakan patroli rutin di sejumlah wilayah yang dinilai rawan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan munculnya titik api. Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Asap yang ditimbulkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, dan sesak napas, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Selain itu, kabut asap juga dapat mengganggu aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat akibat menurunnya jarak pandang. Di sela-sela kegiatan pemadaman, Aipda Rinto turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak meninggalkan api unggun dalam keadaan menyala. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas atau melalui Call Center 110 agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan segera melaporkan potensi kebakaran, diharapkan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat diminimalkan.
PID Brimob Polda Kalbar
Syaiful








