Beranda / TNI-Polri / Demi Sawah Tetap Produktif, Babinsa Bandilan Dampingi Pengeboran Sumur IRPOM

Demi Sawah Tetap Produktif, Babinsa Bandilan Dampingi Pengeboran Sumur IRPOM

Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui pembangunan sarana pendukung pertanian di berbagai wilayah. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pendampingan pengeboran Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang dilaksanakan di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (29/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Bandilan Koramil 0822/14 Prajekan, Sertu Johari, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bandilan, Adibul Islam, melaksanakan pendampingan langsung proses pengeboran IRPOM sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan berlangsung di lahan milik Bapak Asari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Rimba Jaya 9, yang berlokasi di Dusun Krajan RT 04 RW 03, Desa Bandilan. Pendampingan dilakukan sejak awal pekerjaan guna memastikan seluruh tahapan pengeboran berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi para petani.

Sertu Johari mengatakan bahwa keberadaan sarana Irigasi Perpompaan merupakan salah satu kebutuhan penting dalam mendukung keberlangsungan usaha pertanian. Ketersediaan sumber air yang memadai akan membantu petani mengatasi kendala kekurangan air, khususnya pada musim kemarau, sehingga proses tanam dapat berlangsung tepat waktu dan hasil panen diharapkan semakin meningkat.

Selain melakukan pemantauan di lapangan, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus menjaga semangat gotong royong, merawat fasilitas yang telah dibangun, serta memanfaatkan sarana irigasi secara bijaksana dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh anggota kelompok tani maupun masyarakat sekitar.

Sementara itu, PPL Desa Bandilan, Adibul Islam, menyampaikan bahwa pembangunan IRPOM diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan pertanian. Dengan tersedianya pasokan air yang cukup, petani memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan intensitas tanam, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI AD, penyuluh pertanian, pemerintah, dan kelompok tani dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memberikan pendampingan dan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam pembangunan infrastruktur pertanian yang bermanfaat bagi kesejahteraan petani.

Melalui pembangunan sarana Irigasi Perpompaan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Bandilan terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat tani di Kabupaten Bondowoso.

Selama kegiatan berlangsung, proses pendampingan dan pengeboran IRPOM berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara Babinsa, PPL, serta para anggota Kelompok Tani Rimba Jaya 9.

(Pendim 0822/Rds)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *