Memo Indonesia.my.id | Bondowoso – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian terus diperkuat melalui kegiatan tanam padi demplot yang digelar di Dusun Rancang Kencono, Desa Mengok, Kecamatan Pujer, Kamis (23/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Mengok Koramil 0822/Pujer, Serda Imron Rosidi, hadir memberikan pendampingan langsung kepada para petani sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan demplot tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga penyuluh pertanian. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pertanian Bondowoso Mulyadi, S.P., M.M., Katimker/BPPSDMP Fatawi, Koordinator BPP Maskuning, Sekretaris Kecamatan Pujer Samsi, para penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Kecamatan Pujer, Tlogosari, Jambesari, dan Tamanan, serta kelompok tani dari empat kecamatan.
Peran Babinsa menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut. Serda Imron Rosidi tidak hanya melakukan pendampingan selama proses tanam, tetapi juga aktif membangun komunikasi dengan petani dan para penyuluh guna memastikan penerapan teknik budidaya padi pada lahan demplot berjalan sesuai harapan. Kehadiran Babinsa menjadi wujud nyata sinergi TNI dengan sektor pertanian dalam mendukung peningkatan hasil produksi pangan.
Demplot padi yang dikembangkan di Dusun Rancang Kencono diharapkan menjadi lahan percontohan bagi para petani untuk mengadopsi metode budidaya yang lebih efektif dan produktif. Melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan TNI, inovasi di sektor pertanian diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di wilayah Bondowoso.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mengawal program ketahanan pangan di tingkat desa. Kehadiran aparat teritorial di tengah aktivitas pertanian dinilai mampu memberikan motivasi kepada petani sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan.
Seluruh rangkaian kegiatan tanam padi demplot berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi yang terbangun antara pemerintah, penyuluh, kelompok tani, dan Babinsa diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bondowoso.
(Pendim 0822/Rds)








